Jumat, 14 Oktober 2022

PDIP Buka bukaan 'Rapor Merah' Anies Baswedan Janji Banyak yang Gagal!


Warta Ekonomi, Jakarta -Anggota Komisi A DPRD DKI, Gembong Warsono, menilai Anies Baswedan mendapat rapor merah terkait kinerjanya sebagai Gubernur DKI Jakarta yang segera berakhir di 16 Oktober mendatang. Politikus PDIP itu membeberkan, janji kampanye Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan banyak yang tidak tereralisasi.
"Dari 23 janji Pak Anies ketika kampanye, cuma tiga sampai lima yang bisa diartikan cukup berhasil. Selebihnya bisa dikatakan rapor merah," ujar Gembong di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (13/10).
Dia mengatakan, Anies baru baik pada rencana, tetapi dalam eksekusi masih belum tertangani dengan baik untuk menangani persoalan pokok warga Jakarta. "Bisa dikatakan bahwa Pak Anies adalah baru indah di kata-kata dan rencana," ungkapnya.
Menurut Gembong, janji Anies yang terealisasi antara lain integrasi transportasi di DKI Jakarta dengan JakLingko walau masih belum sempurna. Kemudian, janji menyelenggarakan kegiatan seni di Jakarta sepanjang tahun yang terealisasi dengan penyelenggaraan festival kesenian sejak 2018. Lalu, meningkatkan bantuan hibah untuk 131 lembaga keagamaan dan tempat ibadah hingga sebanyak Rp325 miliar.
Gembong pun membeberkan banyak janji Anies yang memiliki capaian bisa dikatakan tidak baik, di antaranya adalah normalisasi sungai, Rumah DP 0 persen, Pembangunan ITF, dan Wirausahawan OK OCE.
"Selama lima tahun ini, Anies banyak membuang-buang waktu dengan memprioritaskan estetika kota. Beliau lupa membangun infrastruktur dasar yang sangat dibutuhkan warga, misalnya untuk mengatasi masalah air bersih, kemacetan, dan banjir," kata Gembong.
Loyalis Megawati itu juga menilai menilai, janji Anies akan bergantung evaluasi apakah harus dilanjutkan atau tidak oleh Kasetpres Heru Budi Hartono sebagai penjabat (Pj) Gubernur DKI. "Kalau memang bermanfaat bagi warga Jakarta, akan dilanjutkan, tetap kalau lebih banyak mudaratnya, untuk apa diteruskan," pungkas Gembong Warsito.

0 komentar:

Posting Komentar